KASUS PIDANA CALON TERPILIH DIMATA MAHKAMAH KONSTITUSI

Terkait dengan putusan Pidana yang dijatuhkan oleh Pengadilan terhadap salah satu calon pasangan terpilih (BASYRAH LUBIS,SH) yakni putusan nomor : 171/Pid.B/2007/PN.Psp. Menurut Mahkamah Konstitusi, putusan tersebut belum memperoleh Kekuatan Hukum yang tetap, hal ini dibuktikan dengan adanya catatan Panitera/Sekretaris Pengadilan Padang Sidempuan pada halaman 66 fotocopy putusan tersebut. Sehingga belum dapat dijadikan bukti pelanggaran persyaratan menjadi Kepala Daerah, Jikalaupun putusan Pidana dimaksud telah memperoleh Kekuatan Hukum Tetap, maka sesuai dengan pasal 30 ayat (2) Undang-Undang No. 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, merupakan wewenang Presiden untuk memberhentikan yg bersangkutan dari jabatannya,jelas Mukhtie Fadjar. (by : Suhardi Hsb)

1 Komentar

  1. Darwin Harahap-Tapiannauli said,

    30 Januari 2009 pada 11:06

    Darwin Harahap-Tapiannauli berkata,

    30 Januari 2009 pada 10:51

    Banyak komentar yang muncul seiring dengan terbentuknya Kabupaten Padanglawas, terutama kami menyimak tentang yang menyoroti soal lingkungan, dimana kerusakan hutan Padanglawas sangat menghawatirkan. Untuk itu kami ucapkan terima kasih karena kebetulan kampung kami berada persis dipinggir sungai Barumun yaitu desa Tapiannauli kec.Ulu Barumun, dimana kalau misalnya terjadi banjir bandang sebagai salah satu akibat dari rusaknya hutan dihulu sungai Barumun,maka kampung kamilah mungkin yang duluan tersapu air bah,tapi mudah-mudahan janganlah sampai begitu nauzubillah.
    Kalau dilihat dari peta citra satelit maka sebagian besar daerah pemukiman di Padanglawas berada di lembah yang berupa celah sempit yaitu diantara bukit barisan dan dolok simartolu sebagai anak Bukit barisan yang membujur dari Sosopan sampai ke daerah binanga.Jadi kalau dilihat kontur daerah Padanglawas terutama mulai Barumun sampai Sosopan adalah sangat rawan bencana kalau kelestarian hutannga tidak dipelihara. Peristiwa yang terjadi seperti di Jawa bukan tidak mungkin akan terjadi di Padanglawas kalau eksploitasi alam tidak terkontrol dan tidak terukur.
    Untuk itu kami berharap dimana pengelolaan sumber daya alamnya haruslah searif mungkin dan tidak latah. Lembah Barumun dan Sosa adalah derah yang sangat subur dan itu harus dikelola dengan baik, artinga setiap jengkal tanah subur itu harus diusahakan mempunya nilai ekonomis.Perlu kiranya para pengambil keputusan di Padanglawas untuk mengacu ke sistem pengelolaan Sumber Daya Alam di Jepang. Jadi harus diutamakan intensifikasi ketimbang ekstensifikasi apalagi eksploitasi besar-besaran, karena hal itu bisa jadi akan menimbulkan petaka dimasa-masa datang.
    Kami tidak bermaksud untuk menggurui tapi hanya sekedar menyampaikan harapan dari seorang anak desa yang tinggal dirantau. Untuk itu kami mohon maaf sebelumnya, terima kasih, Wassalam.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: