WACANA PEMBENTUKAN PROPINSI SUMTENG

“Palembang, Kompas – Puluhan massa yang tergabung dalam Komite Persiapan Pembentukan Provinsi (KP3) Sumatera Tengah berunjuk rasa di Palembang, Senin (12/3). Mereka menuntut pembentukan Provinsi Sumteng yang lepas dari Sumatera Selatan dan Bengkulu. Pengunjuk rasa adalah warga di perbatasan Sumsel yang merasa tak tersentuh pembangunan karena jauh dari pusat pemerintah provinsi.

Oleh karena itu, mereka menuntut sebagian wilayah Sumsel dan Bengkulu menjadi satu provinsi baru. Daerah yang menjadi bagian Provinsi Sumteng di Sumsel adalah Kota Lubuk Linggau, Kabupaten Musi Rawas, Kabupaten Lintang Empat Lawang, Kota Pagar Alam, Kabupaten Lahat, dan Kabupaten Musi Banyuasin. Sementara wilayah Bengkulu adalah Kabupaten Lebong dan Rejang Lebong”. Penggalan berita dari kompas tadi erat kaitannya dengan wacana yang berkembang di wilayah Tabagsel akhir-akhir ini, dimana 5 Kabupaten /kota (Pemko Padang sidempuan, Pemkab madina, Pemkab padang Lawas, Pemkab Tapsel,Pemkab Padang lawas Utara) juga merencanakan pembentukan Propinsi SUMTENG juga (Sumatera Tenggara atau Sumatera Tengah?). menurut saya wacana ini sangat bagus sekali dan layak di perjuangkan. akan tetapi kita harus melihat dengan seksama,apakah nama SUMTENG ini sudah patut dan layak untuk wilayah Tabagsel? dari mana para Bupati/walikota ini mengambil nama Sumatera Tenggara ini? apakah ini memang Sumatera Tenggara? menurut kami ini Wilayah Tapanuli yang tergabung di SUMBAGUT. jadi kajian ini memang harus lebih di pelajari oleh Panitia yang akan membahas Pembentukan Propinsi ini. Kalaulah kita berpikir secara relevan, lebih bagus hemat kami di bentuk Propinsi dengan nama Propinsi TAPANULI SELATAN atau PROPINSI TAPANULI BAGIAN SELATAN (TABAGSEL). kita mesti sadar bahwa kita ini memamng rumpun TAPANULI dan masuk rumpun BATAK, walaupun kebanyakan dari kita kadang-kadang alergi dengan istilah BATAK. Semoga tulisan singkat ini bisa menjadi wacana berpikir dan menjadi acuan untuk Pembentukan Propinsi yang baru di Wilayah TABAGSEL. (Suhardi Hasibuan)

1 Komentar

  1. Pranata said,

    15 Januari 2009 pada 19:33

    Saya setuju-setuju aja ada wacana pembentukan propinsi baru di tapanuli bagian selatan. Yang saya sangat tidak setuju adalah ada wacana pemberian nama SUMATERA TENGGARA. Kalau diperhatikan di peta sumatera, letak daerah TABAGSEL bukan di tenggara sumatera. Tidak mungkin daerah tenggara diantara daerah sumatera utara dan daerah sumatera barat, yang mungkin adalah daerah barat laut. Tapi saya tidak menyarankan agar namanya menjadi sumatera barat laut, saya lebih setuju dgn nama TABAGSEL. Kepada pencetus ide pemberian nama sumatera tenggara tsb saya sarankan agar nama itu ditinjau kembali. Jangan sampai di Jakarta ditertawai orang karena tidak faham dengan geografi.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: